Rapsodia Nusantara Mengantarkan Pianist Cilik Amerika Meraih Juara Satu “Elizabeth Gerber Award”

Musik adalah bagian dari hidup manusia sehari-hari. Hampir setiap saat kita mendengar suara musik. Terutama jenis musik yang mudah didengar. Masih jarang orang yang menyukai jenis musik klasik.

Tetapi berbeda untuk anak yang satu ini. Adalah Henry Shou, Anak berusia 10 tahun dari Amerika ini melalui permainan pianonya baru saja memenangkan penghargaan Elizabeth Gerber Award di Ashland, Ohio, Amerika Serikat.

Yang menjadi sangat menarik disini adalah, dia memenangkan penghargaan tersebut dengan memainkan komposisi karya pianist Indonesia, Ananda Sukarlan yang berjudul Rapsodia Nusantara no.6.

Tentunya nama Ananda Sukarlan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Seorang pianist yang sudah dikenal secara Internasional yang banyak memperkenalkan Indonesia melalui karya-karyanya. Salah satunya adalah Rapsodia Nusantara, yaitu serangkaian lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia yang di aransemen menjadi musik klasik.

Rapsodia Nusantara no.6 yang dibawakan oleh Henry Shou adalah komposisi yang berisi lagu dari daerah Aceh yang berjudul Bungong Jeumpa. Komposisi tersebut diciptakan oleh Ananda Sukarlan untuk mengenang para korban tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 yang lalu.

Henry Shou, pianist cilik Amerika yang memenangkan Juara Satu Elizabeth Gerber Award 2018 di Ohio, AS (Foto: kiriman dari Ananda Sukarlan)

Henry mengenal komposisi karya Ananda Sukarlan dari guru piannonya yaitu Ester Chiu yang banyak memperkenalkan karya musik dari Ananda Sukarlan kepada murid-muridnya dan juga audience di Ohio.

Komposisi dengan melody yang simple dan karakternya yang progresif memotivasi Henry untuk mempelajari karya tersebut dengan baik yang pada akhirnya mengantarkannya menyabet juara pertama Elizabeth Gerber Award. Keberhasilannya mendapatkan gelar juara pertama Elizabeth Gerber Award 2018 ini ternyata bukan kemenangan yang pertama kali untuk Henry Shou pada ajang tersebut. Tahun 2017 lalu dia juga berhasil mendapatkan juara kedua untuk kompetisi yang sama.

Melihat permainan piano Henry Shou yang diunggah oleh Ananda Sukarlan di Vidio, kita akan kagum dengan kepiawaian Henry membawakan komposisi yang indah itu dengan sempurna. Walau usianya masih sangat belia, permainan piano Henry Shou tidak kalah dengan pianist dewasa. Apabila kita mendengarkan permainan piano tersebut tanpa melihat videonya, kita tidak akan pernah menyangka kalau yang memainkan komposisi tersebut adalah anak-anak yang masih berusia 10 tahun.

One Reply to “Rapsodia Nusantara Mengantarkan Pianist Cilik Amerika Meraih Juara Satu “Elizabeth Gerber Award””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *